Capai Level Tertinggi dalam 9 Tahun, CPI Inggris Dongkrak Poundsterling Naik

Capai Level Tertinggi dalam 9 Tahun, CPI Inggris Dongkrak Poundsterling Naik

  • Post author:
  • Post category:News

Inflasi Konsumen (CPI) Inggris melejit diangka 3.2% dalam basis tahunan pada bulan Agustus
lalu. Hal ini membuka peluang kenaikan rate BoE dan juga Poundsterling.

Poundsterling menguat setelah data inflasi Inggris dilaporkan melonjak hingga level tertinggi
sejak 2012. Hal ini memicu ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan menaikkan suku bunga
lebih cepat daripada ekspektasi, sehingga Pound menguat. GBP/USD naik 0.28% ke $1.384
menghapus penurunan di sesi perdagangan sebelumnya.

Berkebalikan dengan inflasi AS yang mulai melandai, CPI Inggris justru melejit hingga 3.2%
dalam basis tahunan pada bulan Agustus lalu. Lonjakan inflasi tersebut menjadi lonjakan bulanan
tertinggi dalam 24 tahun terakhir.

Tinggi selisih dari inflasi Inggris pada Agustus 2021 dibandingkan dengan Agustus 2020 disebabkan
oleh harga makanan. ONS menjelaskan, pada Agustus 2020 ditengah lockdown, banyak restoran dan kafe
yang memberikan diskon besar-besaran karena skema Eat Out to Help Out dari pemerintah. Tahun ini,
seiring dengan melonggarnya pembatasan sosial,harga makanan pun mulai merangkak naik.

Kenaikan Rate BoE dapat mengungguli The Fed dan ECB

Outlook inflasi BoE sendiri sudah memperkirakan kenaikan tajam inflasi Inggris hingga 4% dalam
tahun ini. Kuatnya inflasi dapat mendesak bank sentral tersebut untuk mengetatkan kebijakan
moneter lebih cepat dibandingkan dengan ECB ataupun The Fed.

“Kekuatan data inflasi Konsumen Inggris bulan Agustus mengipas ekspektasi bahwa BoE mungkin
mengambil bias yang sedikit hawkish pada pertemuan kebijakan minggu depan,” kata Jane Foley,
Kepala Strategi FX di Rabobank.

Sedangkan Hugh Gimber, ahli strategi pasar global di JP Morgan Asset Management menambahkan bahwa
dengan inflasi yang semakin panas dan upah yang meningkat, BoE tampaknya sangat mungkin menjadi
salah satu bank sentral besar pertama yang menaikkan suku bunga tahun depan. Hal tersebut menjadi
dukungan bagi mata uang Inggris untuk menguat sementara ini.

Sebagai informasi, dalam satu pekan terakhir Sterling (julukan mata uang Pound) juga telah
mendapatkan dukungan dari data yang menunjukkan bahwa total karyawan yang digaji di Inggris telah
naik ke tingkat pra-pandemi. Oleh karena itu, dengan data yang menunjukkan bahwa inflasi konsumen
Inggris yang melesat mengungguli inflasi AS, maka peluang kenaikan suku bunga terbesar dalam waktu
dekat mungkin diperoleh BoE.