You are currently viewing Federal Reserve Amerika Perkuat Rencana Tapering, USD Menguat

Federal Reserve Amerika Perkuat Rencana Tapering, USD Menguat

  • Post author:
  • Post category:News

Tapering The Fed kemungkinan akan dilakukan secara bertahap per bulan November. Dolar AS pun menguat karena naiknya prospek rate hike.

The Fed mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 0.25% dalam pengumuman kebijakan moneternya kamis dini hari tadi (01.00 WIB). Hasil rapat selama dua hari oleh FOMC juga menghasilkan keputusan untuk mulai memoderasi program pembelian aset seiring dengan membaiknya perekonomian dari dampak pandemi tahun lalu.

Ditengah kekhawatiran terhadap gelombang virus Corona Delta, The Fed mengisyaratkan untuk memulai program tapering pada akhir tahun. Sehingga, pembelian obligasi senilai 120 miliar dolar akan dikurangi secara bertahap.

“Jika kemajuan ekonomi terus berlanjut seperti yang diharapkan, komite menilai moderasi pembelian aset mungkin akan segera dilakukan,” kata The Fed dalam sebuah pernyataan setelah mengumumkan suku bunga.

Jerome Powell menegaskan bahwa program tapering kemungkinan besar akan dimulai pada bulan November dan berakhir pada pertengahan tahun 2022 mendatang. “Selama perekonomian terus berada di jalur pemulihan, proses tapering secara bertahap dinilai pantas (dilakukan),” kata Ketua The Fed tersebut dalam konferensi pers.

Prospek Rate Hike 2022 Kian Nampak

Secara garis besar, langkah The Fed untuk memulai program tapering pada bulan November telah diantisipasi oleh pasar. Penguatan Dolar AS lebih disebabkan oleh meningkatnya ekspektasi suku bunga The Fed. Pasalnya, 9 dari 18 anggota komite pembuat kebijakan sekarang telah menyetujui rate hike pada tahun 2022 mendatang. Angka tersebut naik jika dibandingkan dengan pertemuan bulan Juli yang hanya mengumpulkan suara setuju dari 7 anggota. Proyeksi median suku bunga The Fedpada tahun 2023 kini naik signifikan dari 0.6 persen menjadi 1.0 persen.

Saat berita ini diturunkan pada sesi Asia hari Kamis, Indeks Dolar (DXY) diperdagangkan di kisaran 93.49, melanjutkan penguatan signifikan yang terbentuk pasca pengumuman FOMC di sesi sebelumnya.