You are currently viewing Rilis Data Tenagakerja Australia Menurun, AUD/USD Terkoreksi

Rilis Data Tenagakerja Australia Menurun, AUD/USD Terkoreksi

  • Post author:
  • Post category:News

Memburuknya data Employment Change Australia dikarenakan oleh penurunan jumlah lapangan kerja di New South Wales dan Victoria. AUD/USD turun pagi ini.

Kamis pagi ini Australian Bureau of Statistics mempublikasikan data Employment Change yang merosot 138k pada bulan September. Angka ini lebih buruk daripada forecast penurunan 137.5k yang diprediksi melanjutkan penurunan bulan sebelumnya.

Penurunan tajam ketenagakerjaan Australia sebagian besar disebabkan oleh memburuknya penyerapan tenaga kerja pada sektor paruh waktu (part-time employment). Kategori ini kehilangan 164.7k pekerjaan pada bulan September, jauh lebih buruk dari penurunan 78.2k pekerjaan pada periode sebelumnya. Sementara itu, sektor pekerjaan full-time mengalami sedikit kenaikan sebesar 26.7k, berupaya pulih dari penurunan 68.1k pekerjaan pada bulan Agustus.

Berdasarkan wilayah, negara bagian Victoria mencatatkan kemerosotan 3.5 persen, diikuti oleh NSW yang menurun sebesar 0.6 persen, dan Australia Utara dengan penurunan 0.4 persen. Di sisi lain, Queensland justru menorehkan kenaikkan pekerjaan sebanyak 1.2 persen, begitu pula dengan Tasmania dan Australia Barat yang masing-masing meningkat sebesar 0.4 persen dan 0.3 persen.

Sebagai informasi, penurunan pekerjaan Victoria dan NSW sangat berdampak pada data tenaga kerja Australia secara keseluruhan karena kedua wilayah itu merupakan konsentrasi padat penduduk.

Selain Employment Change, ABS juga mempublikasikan data tingkat pengangguran (Unemployment Rate) Australia yang naik 0.1 persen menjadi 4.6 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan ekspektasi pasar yang sebelumnya memperkirakan kenaikan ke 4.8 persen. Meskipun begitu, tingkat pengangguran Australia secara garis besar saat ini masih 0.6 persen dibawah level pra-pandemi.

AUD/USD Koreksi

Saat berita tenaga kerja diturunkan, AUD/USD berada pada kisaran 0.7373, melemah 0.06 persen secara harian. Secara teknikal, pair ini terkoreksi dari kenaikan yang terbentuk pada sesi New York kemarin karena melemahnya USD pasca rilis data inflasi.