USD/JPY Masih Tertekan di Sekitar 146,00, Pantau Indeks Harga PCE AS untuk Dorongan Baru

  • USD/JPY bertemu dengan pasokan baru pada hari Kamis dan terbebani oleh pelemahan USD.
  • Ekspektasi bahwa The Fed akan berhenti sejenak di bulan September membuat para pembeli USD tetap bertahan.
  • Perbedaan kebijakan The Fed-BoJ membantu membatasi pelemahan menjelang rilis Indeks Harga PCE AS.

Pasangan USD/JPY berusaha keras untuk memanfaatkan kenaikan hari sebelumnya dari area 145,55 atau level terendah mingguan dan berada di bawah tekanan jual baru selama sesi Asia pada hari Kamis. Harga spot tersebut saat ini diperdagangkan tepat di atas level 146,00, turun lebih dari 0,10% untuk hari ini, dan dapat merosot lebih jauh setelah nada yang lebih lemah di sekitar Dolar AS (USD).

Faktanya, Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, tetap berada dalam posisi defensif di dekat level terendah dua minggu yang disentuh setelah data makro AS yang mengecewakan yang dirilis pada hari Rabu. Sebuah laporan yang diterbitkan oleh Automatic Data Processing (ADP) menunjukkan bahwa lapangan kerja sektor swasta di AS naik 177 ribu di bulan Agustus dibandingkan dengan 195 ribu yang diantisipasi dan pembacaan bulan sebelumnya yang direvisi turun menjadi 324 ribu. Selain itu, pertumbuhan PDB AS direvisi turun menjadi 2,1% pada tingkat tahunan dari 2,4% yang diprakirakan sebelumnya dan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menghentikan siklus kenaikan suku bunganya pada bulan September.

Baca Juga : GBP/USD Diperdagangkan dengan Kenaikan Intraday Moderat di Sekitar Area 1,2770

Hal ini, pada gilirannya, menyebabkan penurunan tajam dalam imbal hasil obligasi Treasury AS dalam semalam dan terus melemahkan dolar, yang pada gilirannya terlihat membebani pasangan USD/JPY. Pasar, bagaimanapun, masih memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga Fed sebesar 25 bp pada akhir tahun ini. Sebaliknya, BoJ diprakirakan akan tetap pada pengaturan kebijakan moneter ultra-longgarnya. Hal ini, pada gilirannya, dapat menahan para pedagang untuk memasang taruhan bearish yang agresif pada mata uang-mata uang utama. Perlu diingat bahwa Gubernur BoJ Kazuo Ueda telah mengatakan minggu lalu bahwa inflasi yang mendasari di Jepang tetap sedikit di bawah target 2%, memastikan bahwa bank sentral dapat mempertahankan status quo hingga musim panas mendatang.

Sementara itu, Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang melaporkan bahwa Produksi Industri turun 2,0% MoM di bulan Juli dibandingkan dengan ekspektasi pasar yang turun 1,4% dan kenaikan 2,4% di bulan sebelumnya. Namun, kekecewaan ini sebagian besar diimbangi oleh rilis data Penjualan Ritel Jepang yang lebih baik dari ekspektasi, yang tumbuh sebesar 6,8% YoY di bulan Juli, naik dari 5,6% sebelumnya. Data tersebut tidak banyak memberikan dorongan pada pasangan USD/JPY karena fokus pasar tetap tertuju pada rilis Indeks Harga PCE Inti AS – pengukur inflasi pilihan The Fed – dan Klaim Tunjangan Pengangguran Awal Mingguan, yang akan dirilis nanti pada awal sesi Amerika Utara.

LEVEL-LEVEL TEKNIS USD/JPY

TINJAUAN
Harga terakhir hari ini146.05
Perubahan harian hari ini-0.19
Perubahan harian hari ini %-0.13
Pembukaan harian hari ini146.24
TREN
SMA 20 Harian145.01
SMA 50 Harian143.13
SMA 100 Harian140.27
SMA 200 Harian136.76
LEVEL
Tinggi Harian Sebelumnya146.54
Rendah Harian Sebelumnya145.56
Tinggi Mingguan Sebelumnya146.64
Rendah Mingguan Sebelumnya144.54
Tinggi Bulanan Sebelumnya144.91
Rendah Bulanan Sebelumnya137.24
Fibonacci Harian 38,2%146.16
Fibonacci Harian 61,8%145.93
Pivot Point Harian S1145.69
Pivot Point Harian S2145.13
Pivot Point Harian S3144.71
Pivot Point Harian R1146.67
Pivot Point Harian R2147.09
Pivot Point Harian R3147.65

This Post Has One Comment

Comments are closed.