EUR/USD Tetap di Bawah Tekanan, Berada di Sekitar 1,0720

  • EUR/USD melemah karena data ekonomi Zona Euro yang suram.
  • Data statistik Zona Euro yang lemah meningkatkan peluang ECB untuk bergeser dari sikap hawkish.
  • Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun naik 1,85%; berkontribusi pada penguatan Dolar AS (USD).

EUR/USD melayang di sekitar 1,0720 selama sesi Asia pada hari Rabu, mengambang sehingga menghentikan pelemahan hari sebelumnya. Pasangan mata uang ini berada di bawah tekanan karena data yang mengecewakan dari Zona Euro yang dirilis pada hari Selasa.

Indeks Harga Produsen (IHP) Zona Euro untuk bulan Juli turun ke -0,5% secara bulanan dan -7,6% secara tahunan dari -0,4% dan -3,4% sebelumnya. Lebih lanjut, IMP Gabungan HCOB untuk bulan Agustus turun ke 46,7 dari angka sebelumnya yaitu 47, yang diprakirakan tidak akan berubah.

Baca Juga : USD/JPY Pulihkan Pelemahan Moderat Intraday, Naik Kembali ke Puncak Tahun

Statistik yang mengecewakan ini telah meningkatkan kemungkinan Bank Sentral Eropa (ECB) bergeser dari sikap hawkish-nya karena kekhawatiran terhadap potensi resesi. Hal ini memberikan tekanan ke bawah pada pasangan mata uang EUR/USD.

Presiden ECB Christine Lagarde menganjurkan agar bank sentral mempertahankan jangkar yang kuat pada ekspektasi inflasi. Dalam nada yang sama, Joachim Nagel, Presiden Deutsche Bundesbank dan anggota Dewan ECB, juga menawarkan dukungan untuk stabilitas harga namun menahan diri untuk tidak memberikan penjelasan lebih lanjut pada saat itu.

Lebih lanjut, The Currency, sebuah publikasi bisnis Irlandia, menerbitkan pada hari Selasa, sebuah wawancara dengan Kepala Ekonom ECB Phillip Lane pada tanggal 31 Agustus. Dalam wawancara tersebut, Lane memuji pelemahan data inflasi bulan Agustus. Namun demikian, ia menekankan pentingnya mempertahankan statistik yang baik untuk menahan tekanan dari anggota ECB yang lebih hawkish.

Indeks Dolar AS (DXY), yang membandingkan Greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 104,80 pada saat berita ini ditulis. imbal hasil obligasi Treasury AS yang optimis membantu dolar untuk mempertahankan kekuatannya. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun naik ke 4,26%, naik 1,85%.

Namun, Pesanan Pabrik Amerika Serikat (AS) untuk bulan Juli anjlok ke level terendah sejak pertengahan 2020, dengan penurunan bulan ke bulan sebesar -2,1%, jauh di bawah -0,1% yang diantisipasi, dan berayun dari pertumbuhan 2,3% yang terlihat sebelumnya.

Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan kepada CNBC bahwa keputusan untuk menaikkan suku bunga atau menghentikan kenaikan suku bunga akan bergantung pada data. Waller juga menyatakan bahwa data mengindikasikan prospek yang baik untuk skenario soft-landing, sebuah sentimen yang mendukung kekuatan Dolar AS.

Para pelaku pasar kemungkinan akan mengamati data yang dijadwalkan akan dirilis hari ini. Data-data tersebut termasuk Pesanan Pabrik Jerman dan Penjualan Ritel Zona Euro untuk bulan Juli. Dari AS, IMP Jasa ISM AS untuk bulan Agustus dan IMP Global S&P AS akan dirilis. Rilis ini akan memberikan wawasan untuk menyusun strategi taruhan pada pasangan EUR/USD.

LEVEL-LEVEL TEKNIS EUR/USD

TINJAUAN
Harga terakhir hari ini1.0721
Perubahan harian hari ini-0.0001
Perubahan harian hari ini %-0.01
Pembukaan harian hari ini1.0722
TREN
SMA 20 Harian1.0865
SMA 50 Harian1.0961
SMA 100 Harian1.0918
SMA 200 Harian1.082
LEVEL
Tinggi Harian Sebelumnya1.0798
Rendah Harian Sebelumnya1.0706
Tinggi Mingguan Sebelumnya1.0946
Rendah Mingguan Sebelumnya1.0772
Tinggi Bulanan Sebelumnya1.1065
Rendah Bulanan Sebelumnya1.0766
Fibonacci Harian 38,2%1.0742
Fibonacci Harian 61,8%1.0763
Pivot Point Harian S11.0686
Pivot Point Harian S21.065
Pivot Point Harian S31.0594
Pivot Point Harian R11.0778
Pivot Point Harian R21.0834
Pivot Point Harian R31.087

This Post Has One Comment

Comments are closed.