- EUR/USD bertahan stabil di sekitar 1,1770 pada awal perdagangan sesi Asia hari Jumat.
- Ketidakpastian seputar kepemimpinan ECB dapat membebani Euro.
- Para pedagang akan mengambil lebih banyak isyarat dari laporan PDB kuartal keempat (Q4) dan laporan inflasi PCE AS, yang akan dirilis pada hari Jumat.
Pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan dalam catatan datar di dekat 1,1770 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Jumat. Potensi kenaikan Euro (EUR) tampaknya terbatas di tengah spekulasi kepemimpinan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) yang beredar.
The Financial Times melaporkan bahwa Presiden ECB, Christine Lagarde, diprakirakan akan meninggalkan jabatannya sebelum akhir masa jabatan delapan tahunnya. Para analis menyarankan bahwa pengunduran diri lebih awal akan memungkinkan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dan Kanselir Jerman, Friedrich Merz, untuk memilih pengganti sebelum pemilu presiden Prancis pada April 2027.
Baca Juga : Yen Jepang bertahan mendekati level terendah satu minggu terhadap USD di tengah kekhawatiran mengenai kesehatan fiskal Jepang
Sementara itu, data pasar tenaga kerja AS yang lebih kuat dari prakiraan dan Risalah Rapat FOMC yang hawkish memberikan dukungan kepada Greenback dan menciptakan hambatan bagi pasangan mata uang ini . Beberapa pejabat Federal Reserve (The Fed) menyarankan bahwa jika inflasi tetap persisten di atas target 2%, kenaikan suku bunga dapat menjadi opsi, menurut Risalah Rapat FOMC yang dirilis pada hari Rabu. Para pengambil kebijakan menganjurkan deskripsi kebijakan masa depan yang “dua sisi” untuk mencerminkan risiko ini.
Para pedagang menunggu rilis data ekonomi utama AS pada hari Jumat, termasuk data PDB (Produk Domestik Bruto) pendahuluan untuk kuartal keempat (Q4) dan laporan Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE). Jika hasilnya lebih lemah dari yang diprakirakan, ini dapat menyeret Dolar AS (USD) lebih rendah terhadap mata uang bersama. Di sisi Euro, data pendahuluan Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) dari Zona Euro dan Jerman akan dipublikasikan.