Yen Jepang Stabil di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Waspada terhadap Intervensi

  • Pasangan mata uang USD/JPY diperdagangkan datar di sekitar 157,25 pada awal perdagangan sesi Asia hari Selasa.
  • Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah dapat mendorong penguatan Dolar AS.
  • Pasar tetap waspada menyusul dugaan intervensi oleh otoritas Jepang.

Pasangan mata uang USD/JPY bertahan di sekitar 157,25 selama perdagangan sesi Asia pada hari Selasa. Perkembangan terbaru di Timur Tengah mengerek harga minyak lebih tinggi, memicu kekhawatiran lebih lanjut akan ketidakstabilan di wilayah tersebut. Laporan Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Jasa ISM AS untuk bulan April akan diterbitkan pada hari Selasa.

Uni Emirat Arab menyatakan pada hari Senin bahwa mereka telah mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan dari Iran. Ini adalah pertama kalinya sistem peringatan rudal UEA diaktifkan sejak gencatan senjata AS-Iran dimulai bulan lalu. Presiden AS, Donald Trump, pada hari Senin memperingatkan Iran bahwa negara itu akan “dihapus dari muka bumi” jika menargetkan kapal-kapal AS yang melindungi kapal-kapal dagang yang melintasi selat.

Baca Juga : Dolar Australia Naik Tipis Menjelang Rilis PMI Tiongkok

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan situasi saat ini di Selat Hormuz “jelas menunjukkan tidak ada solusi militer untuk krisis politik.” Setiap tanda peningkatan ketegangan di Timur Tengah dapat mendukung penguatan Dolar AS (USD) terhadap Yen Jepang (JPY).

Para pedagang tetap waspada terhadap potensi otoritas Jepang untuk kembali masuk ke pasar setelah intervensi pekan lalu guna menahan pelemahan. Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, mengatakan Jepang dapat mengambil tindakan terhadap pergerakan valuta asing spekulatif.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top