- Pasangan mata uang GBP/USD mendapatkan traksi positif selama dua hari berturut-turut di tengah melemahnya USD secara luas.
- Harapan akan kesepakatan damai AS-Iran dan memudarnya spekulasi The Fed hawkish memberikan tekanan pada Dolar AS.
- Ekspektasi kenaikan suku bunga BoE bertindak sebagai pendorong bagi GBP dan mendukung harga spot lebih lanjut.
Pasangan mata uang GBP/USD menarik beberapa pembeli selama dua hari berturut-turut pada hari Rabu dan bergerak menjauh dari level terendah mingguan, di sekitar area 1,3515-1,3510, yang disentuh pada hari sebelumnya. Optimisme atas potensi kesepakatan damai AS-Iran melemahkan safe-haven Dolar AS (USD) dan mengangkat harga spot ke wilayah 1,3580 selama perdagangan sesi Asia.
Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa ‘Project Freedom’ – yang bertujuan untuk memulihkan lalu lintas pengiriman komersial yang melalui Selat Hormuz – akan dihentikan sementara untuk melihat apakah kesepakatan damai dengan Iran dapat diselesaikan. Pernyataan ini muncul beberapa jam setelah Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengatakan bahwa gencatan senjata AS-Iran bertahan untuk saat ini dan AS tidak berupaya untuk meningkatkan ketegangan dengan Teheran. Komentar-komentar ini meningkatkan harapan akan penyelesaian cepat konflik AS-Iran dan meningkatkan keyakinan investor, mendorong beberapa aksi jual di sekitar USD dan memberikan dorongan yang cukup baik bagi pasangan mata uang GBP/USD.
Baca Juga : EUR/USD Menguat di Atas 1,1700 saat Trump Umumkan Jeda pada Project Freedom
Sementara itu, perkembangan terbaru memicu penurunan baru pada harga Minyak Mentah, yang membantu meredakan kekhawatiran inflasi dan menurunkan ekspektasi pasar terhadap The Fed yang lebih hawkish. Prospek ini menjadi faktor lain yang membebani Greenback. Di sisi lain, Pound Inggris (GBP) mendapat dukungan dari sinyal Bank of England (BoE) bahwa kenaikan suku bunga bisa tepat jika inflasi tetap persisten. Hal ini semakin berkontribusi pada kelanjutan kenaikan pasangan mata uang GBP/USD dan mendukung kemungkinan apresiasi lebih lanjut dalam jangka pendek.
Ke depan, laporan ADP AS tentang ketenagakerjaan sektor swasta, bersama dengan pernyataan dari anggota-anggota FOMC yang berpengaruh, dapat memberikan dorongan pada awal perdagangan sesi Amerika Utara. Namun, fokus utamanya akan tertuju pada laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang diawasi ketat pada hari Jumat. Selain itu, berita geopolitik yang masuk mungkin terus menimbulkan volatilitas di pasar keuangan global, yang akan mendorong USD dan pasangan mata uang GBP/USD. Namun demikian, latar belakang fundamental mengindikasikan bahwa jalur yang paling mungkin bagi harga spot adalah ke atas.